Gelombang radio bisa mempercepat elektron-elektron dalam medan magnet Jupiter sama seperti yang terjadi di Bumi. Ini merupakan hasil penemuan terbaru yang akan diterbitkan di majalah Nature minggu ini. Penemuan tersebut memberi pandangan baru terhadap teori yang sudah ada lebh dari satu generasi dan akan memberi implikasi penting untuk melindungi satelit yang mengorbit Bumi.
Dengan
menggunakan data yang dikumpulkan pesawat ruang angkasa Galileo di Jupiter, Dr.
Richard Horne dari British Anartic Survey (BAS) beserta team dari Universitas
California, dan Universitas Iowa menemukan adanya tipe khusus pada frekuensi
sangat rendah di gelombang radio yang ternyata cukup kuat untuk mempercepat
elektron-elektron sampai pada elektron yang berenergi tinggi di dalam medan
magnet Jupiter.
Sebelumnya,
gelombang radio pada frekuensi yang sangat rendah bisa mempercepat ekektron di
medan magnet Bumi memang sudah diketahui. Namun ternyata teori yang sama bisa
juga bekerja di Jupiter yang medan magnetnya 20000 kali lebih kuat dibanding
Bumi dan komposisi atmosfernya juga sangat berbeda.
Di
Jupiter, gelombangnya berasal dari energi dari kegiatan vulkanik di Io dan
dikombinasikan dengan rotasi planet yang cepat (per 10 jam). Gas vulkanik akan
terionisasi dan terlempar keluar dari planet akibat gaya sentrifugal. Materi
tersebut akan digantikan oleh aliran masuk (ke dalam) partikel yang menarik
gelombang yang kemudian berbalik mempercepat elektron.
Memahami
bagaimana elektron dipercepat akan menolong kita dalam memberikan prediksi yang
lebih baik terhadap resiko kerusakan satelit yang diakibatkan oleh partikel
berenergi tinggi. Partikel ini mengelilingi Bumi dalam sabuk radiasi Van Allen
dan bisa menyebabkan kerusakan satelit dengan membuat kegagalan fungsi dan
penururnan kemampuan komponen elektronik. Jumlah partikel di sabuk radiasi bisa
berubah secara dramatik dalam waktu beberapa menit, sehingga diperlukan
prakiraan yang lebih akurat mengenai hal ini.
Setelah
lebih dari 30 tahun diperkirakan kalau percepatan elektro disebabkan oleh
perpindahan (transport) ke arah Jupiter, akhirnya sekarang bisa diketahui kalau
resonansi perputaran percepatan gelombang merupakan salah satu komponen penting
yang mempengaruhinya. Satu kali elektron dipercepat, mereka akan dipindah lebih
dekat ke planet dan memancarkan radiasi dengan sangat cepat ke ruang antar
planet.
Teori
yang dihasilkan Dr. Horne dan tim diakui masih memiliki kekurangan dalam
menjelaskan radiasi berintensitas tinggi dari Jupiter, yang pertama kali
dideteksi di Bumi lebih dari 50 tahun lalu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar